Pewarta : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menunjukkan keseriusannya menjadikan daerah ini sebagai destinasi investasi unggulan di sektor pertanian. Dalam ajang The 3rd West Java Investment Roadshow (WIJR) 2025 yang digelar di Krakatau Ballroom, T-Tower Bank bjb, Jakarta Selatan, Selasa (23/9/2025), Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan komitmen menghadirkan iklim investasi yang ramah, berkelanjutan, dan saling menguntungkan.

Inisiatif strategis ini sejalan dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mencapai swasembada pangan melalui pendekatan yang ramah lingkungan.

“Investasi pertanian akan menjadi andalan masa depan Sumedang. Selain mendukung swasembada pangan, langkah ini juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi berbasis ekonomi sirkular,” ungkap Bupati Dony.

Sebagai bentuk nyata, Pemkab Sumedang menyiapkan berbagai kemudahan: mulai dari insentif pajak, peningkatan infrastruktur, jaminan investasi, penyederhanaan perizinan, hingga program keberlanjutan jangka panjang.

Kebijakan ini diperkuat oleh Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, serta Perbup Nomor 19 Tahun 2025. Melalui regulasi tersebut, Pemkab menawarkan insentif istimewa berupa diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 75% bagi investor agribisnis.”Katanya.

“Keringanan pajak ini bukan hanya meningkatkan keuntungan investasi, tetapi juga menjadikan Sumedang sebagai destinasi utama investasi pertanian berkelanjutan.

Dengan strategi tersebut, Sumedang berharap kehadiran investasi mampu: Memberdayakan masyarakat lokal. Menciptakan kesejahteraan bersama,. Menjadi motor pertumbuhan ekonomi hijau. Serta membawa dampak positif bagi kelestarian lingkungan.”Ujarnya.

Sumedang siap melangkah menuju masa depan sebagai pusat agribisnis berkelanjutan di Jawa Barat.”Tutupnya.